Kesehatan fisik mahasiswa sering kali diabaikan akibat jadwal kuliah yang padat dan ketergantungan pada kendaraan bermotor. BAPOMI Asahan mencoba mendobrak kebiasaan tersebut melalui gerakan “Sport Green Campus”. Program ini mempromosikan budaya jalan kaki di lingkungan kampus sebagai upaya utama untuk meningkatkan derajat kesehatan mahasiswa sekaligus menekan emisi karbon akibat penggunaan kendaraan pribadi di area akademik.
Gerakan ini dimulai dengan penataan ulang jalur pedestrian di beberapa kampus mitra di Asahan. BAPOMI Asahan bekerja sama dengan pihak rektorat untuk memastikan jalur tersebut aman, teduh, dan nyaman bagi mahasiswa untuk beraktivitas. Tujuan utamanya adalah mengajak mahasiswa untuk tidak lagi menggunakan motor untuk jarak tempuh antar gedung fakultas. Dengan berjalan kaki, mahasiswa tidak hanya membakar kalori, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan kampus yang lebih hijau dan bebas polusi udara.
Untuk menambah antusiasme, BAPOMI Asahan menyelenggarakan berbagai kegiatan bertajuk Campus Walking Challenge. Mahasiswa yang mencatat jarak tempuh jalan kaki terbanyak melalui aplikasi pelacak di smartphone akan mendapatkan apresiasi berupa poin atau hadiah menarik. Inovasi sehat ini terbukti efektif dalam memotivasi mahasiswa untuk lebih banyak bergerak. Mereka mulai menyadari bahwa jarak antar gedung yang dulunya terasa jauh, sebenarnya bisa ditempuh dengan waktu yang singkat dan menyenangkan sambil bersosialisasi dengan teman.
Selain dampak kesehatan fisik, program ini juga secara tidak langsung membangun interaksi sosial yang lebih intens. Di atas trotoar yang asri, mahasiswa dari berbagai jurusan bisa saling bertegur sapa, berdiskusi santai, atau sekadar menikmati lingkungan kampus yang nyaman. Hal ini menciptakan atmosfer kampus yang lebih hidup dan cair. BAPOMI Asahan memahami bahwa komunitas olahraga yang sehat harus dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dibangun secara konsisten di keseharian mahasiswa.
Penting untuk dicatat bahwa gerakan ini juga didukung oleh kampanye edukasi yang masif. BAPOMI Asahan terus mensosialisasikan pentingnya gaya hidup aktif dalam mencegah berbagai penyakit degeneratif yang kini mulai menyerang usia muda. Mereka menekankan bahwa berolahraga tidak harus selalu di gym atau lapangan khusus, namun bisa diintegrasikan ke dalam rutinitas harian melalui langkah kaki yang disiplin. Ini adalah pendekatan gaya hidup yang sederhana namun memiliki implikasi kesehatan yang sangat besar.
